Mengapa Hewan "Aneh" Sering Dicocok Logikakan dengan Dabbatul Ardh dan Hari Kiamat?


 KORAN WARKOP ~ Rasanya, semakin bertambah tahun pergolakan dunia ini makin aneh. Seiring dengan berkembangnya ilmu cocoklogi alias menyandingkan fenomena alam dengan sabda atau dalil yang akan terjadi di masa depan, seiring itu pula muncul berbagai penggiringan opini.



Sebenarnya untuk orang-orang yang alim alias punya ilmu-ilmu yang mumpuni terhadap fenomena akhir zaman, tidaklah mengapa ia berijtihad dan mengkolaborasikan daya pikirnya dengan temuan terkini. Tapi, jika ilmunya hanyalah sekadar dengar sesekali, maka itu bahaya.

Terang saja, selain mudah termakan dengan sebuah fenomena baru, orang yang pemahamannya masih sekadar dengar dan tahu akan mudah digiring untuk memakan cocoklogi yang salah.

Lalu, bagaimana jika opini cocoklogi tadi dimunculkan untuk sekadar cari viral dan ingin populer? Agaknya kesesatan itu semakin nyata dan keberadaan fitnah sudah mulai merajalela. Kita cukup khawatir dengan fakta ini. Apalagi sekarang, orang sangat mudah menghujat.

10 Misteri Penemuan Makhluk Aneh, Benarkah Ini Tanda Hari Kiamat?

Lihatlah di medsos, pejabat pemerintah yang dulu naik daun, sekarang malah jadi naik emosi. Sedangkan pejabat yang dulu biasa saja, sekarang malah viral. Entah bagaimana giringan opini itu bisa naik daun. Atau mungkin, yang haq sudah tercampur dengan yang batil?

Yang jelas, ini adalah tantangan dan fitnah-fitnah akhir zaman yang nyata dan harus dihadapi dengan iman. Kalaupun ada fenomena aneh berupa kemunculan-kemunculan hewan yang tak pernah diketahui sebelumnya, lagi-lagi itu adalah kewajaran dan bukti kekuasaan Tuhan.

Jangankan sekadar fenomena di bumi, keberadaan kehidupan di kosmos pun bisa jadi begitu banyak. Hanya saja, belum mampu akal dan teknologi untuk mencerna dan menemukannya.


Kemunculan Dabbatul Ardh Sebagai Tanda Kiamat Besar
Bisa disebut Dabbatul Ardh, Dabbah atau juga Dabbatam minal Ardh. Dalam terjemah Qur'an, Dabbah diartikan sebagai hewan melata, hewan buas atau binatang buas yang akan keluar dari bumi. Lebih lanjut, kemunculan hewan ini adalah pertanda bahwa kiamat sudah sangat dekat

Sederhananya, hewan-hewan melata seperti segala jenis ular, kadal, buaya, atau bahkan komodo juga bisa disebut Dabbah dalam konteks ragam ciptaan yang merupakan tanda-tanda kebesaran Tuhan.


VIRAL HEWAN ANEH SEPERTI ULAR BERKAKI EMPAT - YouTube


Lalu, apakah bisa dikaitkan kepada tanda kiamat? Untuk lebih jelas, kita bergerak ke Sabda Nabi. Dari Abdullah bin Amr ra, dia berkata:

"Aku hafal dari Rasulullah ra sebuah hadis yang aku tidak akan melupakannya sesudah ini. Aku mendengar Rasulullah bersabda, Sesunggunya tanda hari kiamat yang pertama kali muncul adalah terbitnya matahari dari arah terbenamnya, muncul binatang melata kepada manusia pada waktu Dhuha. Salah satu dari keduanya muncul sebelum yang satunya, sedangkan yang lain mengikutinya segera." HR. Muslim no. 2941 (Shahih)

"Binatang melata akan muncul, bersamanya ada cincin stempel Sulaiman dan tongkat Musa, lantas ia menjadikan cemerlang wajah orang beriman dan menstempel hidung orang kafir dengan cincin itu, sampai benar-benar para pengkhianat berkumpul dan berkata, inilah wahai mukmin. Dan dikatakan, inilah wahai kafir. Dia berkata, inilah, wahai kafir, dan inilah, wahai mukmin. " HR. At-Tirmidzi no. 3240 (Hasan)

Kedua hadis di atas merupakan perincian lebih lanjut dari QS An-Naml:82 sekaligus menerangkan bahwa itulah Dabbatul Ardh yang akan datang di akhir zaman kelak.

Kemunculan hewan melata yang mampu berbicara ini akan memisahkan sekaligus menetapkan mana orang-orang kafir dan mana orang-orang beriman. Isyarat ketetapan ini adalah cincin Nabi Sulaiman dan tongkat Nabi Musa yang dibawa oleh Dabbah.

Ketetapan ini akan semakin kuat dan terang jika kemunculan Dabbah terjadi setelah matahari terbit dari barat. Terang saja, fenomena matahari terbit dari arah tenggelamnya adalah batas akhir terbukanya pintu taubat seperti ungkapan dalil yang pernah kita dengar sebelumnya.

Artinya, ketetapan berupa stempel mukmin dan kafir yang dilakukan dan dikatakan oleh Dabbah tadi adalah ketetapan yang tak bisa diubah lagi. Pintu taubat sudah ditutup, maka kejelasannya hanya 2, yaitu Surga atau Neraka.

Jadi, kalau kembali kita bandingkan Dabbatul Ardh dengan temuan hewan-hewan "aneh" seperti yang penulis ungkapkan di atas tadi, maka sangatlah jauh perbedaannya.

5 Fakta Tardigrada, Hewan yang Mampu Tetap Hidup Hingga Kiamat

Inilah beberapa kemunculan yang ada dibumi namun tidak bisa kita kaitkan semuanya dengan hari kiamat, karna hanya yang maha kuasalah yang mengetahui kapan hari kiamat akan datang.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengapa Hewan "Aneh" Sering Dicocok Logikakan dengan Dabbatul Ardh dan Hari Kiamat?"

Posting Komentar